Mahasiswa Tolak Pemilu 2009

Puluhan mahasiswa Yogyakarta yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Indonesia, Kamis (14/8), berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Yogyakarta menolak Pemilihan Umum 2009. Dalam orasinya, para demonstran menilai pemilu hanya dijadikan ajang obral janji dari para calon anggota legeslatif dan partai politik.

Selain itu, aksi tersebut juga diwarnai pembakaran kotak suara pemilu dan foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sayangnya, aparat kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi tidak mengambil tindakan terhadap aksi pembakaran foto tersebut. Selengkapnya Klik disini

Eko Irawan sumbang perunggu

Harapan Indonesia untuk meraih emas atau perak di cabang angkat besi di kelas 56 kilogram tidak menjadi kenyataan.

Lifter Eko Yuli Irawan hanya meraih perunggu dengan total angkatan mencapai 288 kg.

Ini adalah medali pertama untuk angkat besi putra di ajang olimpiade bagi Indonesia.

Medali emas diraih atlit tuan rumah Long Qinguang dengan total angkatan 292 kg. Perak diraih Anh Tuan Hoang dari Vietnam dengan total angkatan 290 kg. Baca lebih lanjut

Sanggupkah Artis di Panggung Politik

Semakin banyak saja artis berkiprah di panggung politik, baik di panggung legislatif maupun eksekutif. Berbeda dengan di panggung legislatif yang telah lebih dulu dirambah para artis, kiprah artis di panggung eksekutif masih berada dalam hitungan jari. Tampilnya sejumlah figur artis ke posisi puncak eksekutif seperti Dede Yusuf untuk jabatan Wakil Gubernur Jawa Barat dan Rano Karno untuk jabatan Wakil Bupati Tangerang, telah memotivasi banyak artis untuk terjun ke panggung politik, guna berkompetisi merebut jabatan publik di area legislatif dan eksekutif. Baca lebih lanjut

Golkar Pakai Suara Terbanyak

Ketua Umum DPP Partai Golkar HM Jusuf Kalla mengakui penetapan calon legislatif (caleg) melalui mekanisme suara terbanyak, jauh lebih adil dan berpihak pada konstituen. Alasan ini pula yang mendorong JK untuk meninggalkan mekansime nomor urut. “Partai Golkar saat ini berencana agar tidak berdasar pada nomor urut saja. Siapa yang dapat suara terbesar, maka itu yang harus terpilih,” tegas JK saat melantik Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD I Golkar Sulbar di Mamuju, Minggu 10 Agustus.

Pulau Penyengat Inderasakti

 

Dizaman pemerintah Sultan Mahmud Syah (1761-1812 M), ketika beliau menikah  dengan Engku putri binti Raja Haji Syahid Fisabilillah sekitar tahun 1801 M, pulau ini diserahkan kepada permaisurinyasebagai mahar atau maskawinnya. Karena peranan pulau penyengat seangat penting didalam kesejarahan Kerajaan Riau itulah, pulau penyengat ini menjadi terkenal dan menarik minat orang untuk berkunjung.

Menurut cerita, pulau kecil di Kepulauan Riau ini sudah lama dikenal para pelaut sejak berabad-abad yang lalu karena menjadi tempat persinggahan untuk mengambil air tawar yang cukup banyak tersedia dipulau itu. Menurut legenda lebih lanjut, nama “penyengat” diberikan kepada pulau itu, karena pernah pelaut-pelaut yang sedang mengambil air bersih ditempat itu diserang oleh semacam lebah (insect) yang dipanggil “penyengat” hingga menimbulkan korban. Sejak peristiwa itu pulau tersebut terkenal  di kalangan pelaut dan nelayan dengan sebutan “Pulau Penyengat”. Pada saat pusat pemerintahan Kerajaan Riau bertempat di pulau itu, ia diresmikan dengan nama “Pulau Penyengat Indera Sakti”.

Baca lebih lanjut

Pulau Iyu Kecil

Pulau Iyu Kecil merupakan pulau – pulau kecil terluar di Provinsi Kepulauan Riau. Kondisi fisik pulau berbukit dan berbatu, luas ± 0,5 hektar, vegetasi yang tumbuh di pulau ini adalah kelapa, pandan, ketapang, pandan, dan waru. Sumberdaya ikan yang terdapat pada perairan sekitar pulau terdiri dari jenis-jenis ikan Kurau, Kerapu, Manyung, selar, tenggiri dan kakap. Pada pulau ini telah berdiri sarana mercusuar setinggi ± 18 m.

Permasalahan yang terdapat pada pulau ini adalah : terjadinya abrasi pantai akibat penambangan pasir, rendahnya akses menuju pulau dan rawan terjadinya ilegal fishing dan penyelundupan.

 

 

 

 
 

 

MANUSIA PRAGMATIS

Di tengah semakin luasnya wilayah permasalahan rakyat dan umat yang sangat kompleks, maka pandangan manusia yang diharapkan menentukan kehidupan sangat diperlukan dalam mengolah kepentingan, aspirasi dan dinamika kehidupan masyarakat yang mosaik masalahnya begitu ruwet. Dalam hal ini,pandangan manusia pragmatis yang positivistik dapat menawarkan gagasan serta memiliki komitmen moral yang sangat kuat untuk melibatkan diri dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi oleh rakyat dan negara dengan tetap berpegang prinsip dan sikap yang sifatnya terbuka, kritis, objektif, kreatif, dan analitis. Terlebih dahulu kita perlu bertanya apa yang dimaksud dengan pandangan pragmatis yang positivistik itu. Baca lebih lanjut