Puisi Karya Soe Hok Gie

Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekah
Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza
Tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu, sayangku.
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu.Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah Mendala Wangi.

Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di Danang.
Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra.
Tapi aku ingin mati di sisimu, manisku.

Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya.
Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu.
Mari sini sayangku.
Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku.

Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung.
Kita tak pernah menanamkan apa-apa,
kita takkan pernah kehilangan apa-apa.

 

Sang Nelayan

Kulit yang legam

lengan yang melepuh

Keringat yang asin

Matahari yang membakar

 

Mematah arang menuju ombak yang bergulung

dilepas kerinduan dan penantian

 

Sang Nelayan…

Setiap kayuhmu berdiri istana

Setiap langkahmu terbentang jalan

 

namun,..

kayuhmu, langkahmu, penghidupanmu, anakmu, istrimu,

dan mu, mu yang lainnya.

tetaplah nelayan